Berikut adalah Melakukan Virtualisasi NAS dengan FreeNAS
1 VirtualBox
Virtualbox adalah software virtualisasi untuk menginstall
sebuah Operating System (OS), kata
virtuallilsasi yaitu Mengubah/mengkonversi (sesuatu) ke bentuk simulasi dari
bentuk yang nyata atau real. Sebagai contoh, jika seseorang mempunyai sistem
operasi Microsoft Windows yang terpasang di komputernya,
maka seseorang tersebut dapat pula menjalankan sistem operasi lain yang
diinginkan di dalam sistem operasi Microsoft
Windows. (Praveen G, Prof.
Vijayrajan, 2011)
Fungsi dari Virtualbox sebagai:
1.
Sebagai system operasi yang berbeda dengan system operasi utama
2.
Berfungsi untuk
membuat sebuah simulasi jaringan
3.
Berfungsi sebagai simulasi menguji sebuah security pada
system operasi ataupun website
4.
Berfungsi sebagai
aplikasi virtual machine pengganti fisik dari PC.
Gambar 1 Logo Oracle VirtualBox
2 FreeNAS
FreeNAS adalah distro khusus untuk digunakan sebagai sistem
operasi Network Attached Storage (NAS)
yang dibangun diatas landasan FreeBSD. Pada versi terakhir saat ini (9.2.1.8),
FreeNAS tidak lagi memberi peluang untuk memanfaatkan harddisk dimana sistem
operasi FreeNAS ditanamkan untuk digunakan sebagai tempat penyimpanan data
(storage). Dengan demikian FreeNAS bisa di install melalui Virtualbox. ( Titis
Indra Suhadi, Jonifan 2017)
Selain itu FreeNAS juga merupakan sistem operasi populer
yang sudah dikemas untuk memberikan layanan network/shared storage. FreeNAS
memiliki kelebihan dalam bentuk :
1.
Ukuran file ISO yang cukup kecil (150 MB) sehingga proses
instalasi berjalan dengan cepat dan performance sistem tidak terbebani oleh
aplikasi yang dipergunakan
2.
Mudah dikonfigurasi.
FreeNAS mudah dikonfigurasi baik menggunakan web maupun konsole
3.
Kelengkapan Feature. FreeNAS memiliki service yang beragam,
mulai dari Samba, NFS, iSCSI dll
Beberapa hal yang di butuhkan sistem untuk FreeNAS
1.
Arsitektur sistem 64 bit Meski FreeNAS tersedia untuk32-bit
dan 64-bit, rekomendasinya gunakan 64 bit, baik atas pertimbangan memory yang
bisa digunakan maupun terkait dengan sistem partisi. Jika menggunakan sistem 32
bit atau memory < 4 GB sebaiknya gunakan sistem partisi UFS
2.
Virtualbox Merupakan
tempat untuk mengkonfigurasi FreeNAS dan dapat mengatur besar memori yang
digunakan untuk penyimpanan data
3. Network Interfaces yang
digunakan yaitu jaringan Hostpot.( Titis Indra
Suhadi, Jonifan 2017). Logo FreeNAS di tunjukan pada Gambar 2
Gambar 2 Logo FreeNAS
3 Network
Attached Storage (NAS)
Sistem Network Attached Storage adalah
perangkat penyimpanan yang tersambung ke jaringan dan memungkinkan penyimpanan
maupun pengambilan data dari lokasi terpusat untuk pengguna jaringan dan klien
heterogen yang sah. Sistem NAS fleksibel dan terukur, yang berarti saat Anda
memerlukan penyimpanan tambahan, Anda dapat menambahkannya ke perangkat yang
Anda miliki. NAS layaknya seperti memiliki cloud pribadi di kantor. Lebih
cepat, lebih murah, dan memberikan semua manfaat cloud publik di lokasi,
memberi Anda kendali penuh.
Dengan sistem
NAS, data dapat selalu diakses, sehingga memudahkan pegawai untuk mencari data
yang dibutuhkan dengan cepat dan tepat waktu,. Karena perangkat NAS selayaknya
cloud pribadi, data dapat diakses dari jauh menggunakan sambungan jaringan,
yang berarti pegawai dapat bekerja di mana pun dan kapan pun.( Seagate,
2012)
4 Hotspot dan Wifi
Sebuah hotspot adalah tempat yang menyediakan akses internet
menggunakan akses internet menggunakan wifi
Sebuah hotspot dibuat menggunakan perangkat yang di kenal sebagai jalur akses. Dalam penggunaan umum baik
hotspot dan jalur akses dapat berarti hal yang sama jalur akses biasanya sebuah perangkat yang
terhubung ke router atau gateway
yang terhubung ke internet. Jalur akses memungkinkan sebagai perangkat
yang terhubung menggunakan wifi dan memberikan mereka internet melalui router
yang terhubung dalam router nirkabel modern router dan jalur akses yang terintegrasi ke dalam satu perangkat tunggal
.
Hotspot Wifi dapat di temukan di tempat-tempat umum sereta
di tempat-tempat pribadi. Saat ini, banyak di tempat-tempat umum di dunia
seperti bandara, took, restoran, hotel, rumah sakit, perpustakaan, telpon
umum,stasiun kereta, perkantoran, sekolah dan unuversitas memiliki hotspot. Hotspot bisa disetting di rumah juga dengan hanya
menghubungkan router nirkabel ke internet melalui ADSL atau 3G. (Sridianti.
2019).
5. Perancangan Sistem NAS(Network
Attached Storage)
Sistem NAS (Network
Attached Storage) ini dirancang untuk digunakan dalam lingkungan Dinas
Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hulu, oleh karena itu hak akses user atas sistem informasi ini dibatasi
penggunaannya. User sistem informasi
ini ada dua yaitu hanya Administrator. Administrator adalah user yang dapat mengelola data yang akan
di simpan di NAS agar seluruh data yang ada pada kantor Dinas Pariwisata dan
kebudayaan Kabupaten Rokan Hulu bisa lebih terpusat pada satu komputer/PC.
Gambar 3 Persiapan Pembuatan Sistem Network Attached Storage (NAC)
6 Pembuatan Virtual Hard
Disk di VirtualBox
Penginstalan FreeNAS di VirtualBox bertujuan untuk membuat
tempat penyimpanan dalam skala yang lebih besar.
Gambar 4 Pembuatan Virtual
Machine
Setelah pembuatan Virtual Machine selesai langkah
selanjutnya yaitu menentukan ukuran hard
disk yang akan digunakan agar sistem operasi dari FreeNAS didukung untuk di
install di VirtualBox. Ukuran hard disk yang perlukan di sistem
operasi ini sebesar 5GB.
Gambar 5 Pembuatan Virtual Hard
Disk Size sebesar 5GB
Selanjutnya membuat disk
baru, pada bagian ini kita bisa melakukan pengaturan terhadap media
penyimpanan yang ada pada mesin virtual. Mulai dari menambah baru, menghapus,
atau bahkan menambah jenis kontrol (interface) pada media penyimpanan tersebut,
mulai dari IDE (Integrated Drive Electronics), SATA (Serial ATA), SCSI (Small
Computer System Interface), SAS (Serial Attached SCSI), Floppy, USB (Universal
Serial Bus) atau NVMe (Non-Volatile Memory Express). (Gufron Rajo Kaciak, 2014).
Gambar 6 Pembuatan Disk yang
Baru
Selanjutnya, nama file
virtual hard disk baru yang akan dibuat. Dan juga ukuran virtual hard disk yang
akan dibuat. Ukuran maksimal virtual hard disk baru yang dibuat secara GUI
adalah 2 TB. Namun pada sistem ini hanya membutuhkan 10GB.
Gambar 7 Pembuatan Disk yang
Baru dengan Ukuran 10GB
Selanjutnya
memasukan file ISO FreeNAS yang akan di install.
File ISO yang digunakan versi FreeNAS-9.2.1.8-RELEASE-x86.
Gambar 8 Memasukan File ISO FreeNAS
Selanjutnya, mengatur network
adapter. Network adafter yang
digunakan yaitu bridged adapter.
Adapun bridged adapter adapter ini
merupakan sebagai sambungan untuk penyimpanan data dengan nama Qualcomm Atheros AR956x Wireless Network
Adapter. Maksud dari Qualcomm Atheros
AR956x Wireless Network Adapter ini, sistem yang akan digunakan harus
terhubung pada jaringan Wifi atau Hotspot.
Gambar 9 Pengaturan Natwork Bridged
Adapter
7 Proses Penginstalan FreeNAS
Penginstalan FreeNAS merupakan file ISO yang telah dimasukan
pada virtual machine dapat di install.
Gambar 10 Install/Upgrade klik OK
Selanjutnya, memilih hard
disk yang digunakan untuk tempat penyimpan. Hard disk yang digunakan yaitu hard
disk yang berukuran 5.3 GB.

Gambar 11 Pemilihan Hard Disk 5GB
Selanjutnya menunggu proses penginstalan FreeNAS
Gambar 12 Proses Penginstalan
Sedang Berjalan
Selanjutnya,
proses penginstalan FreeNAS telah sukses
Gambar 13 Penginstalan Sukses
Selanjutnya
melakukan perebootan atau melakukan restart
pada sistem gunanya untuk pengecekan pada FreeNAS sudah terinstall atau belum.
Gambar 14 Shutdown System
Pada tahapan
selanjutnya merupakan proses shutdown
system
Gambar 4.13 Proses Shutdown System
Setelah selesai melakukan shutdown system langkah selanjutnya adalah menghapus file ISO
FreeNAS yang telah diinstall. Hapus file ISO FreeNAS
Gambar
15 Hapus file ISO
FreeNAS
Setelah
melakukan penghapusan file ISO FreeNAS langkah selanjutnya adalah menjalankan
sistem FreeNAS tersebut. Proses ranning FreeNAS ditunjukan pada Gambar 4.15 .
Gambar
4.15 Proses Running FreeNAS
Setelah proses
running FreeNAS selesai, sistem FreeNAS mendapatkan
alamat IP yang akan digunakan oleh administrator untuk mambuka server FreeNAS ditunjukan pada Gambar 16
Gambar 16 Proses Ranning
FreeNAS telah mendapatkan IP
8 Pegujian FreeNAS Pada Web Browser
Pada pengujian FreeNAS ini di web browser dari IP yang di dapatkan tadi. Pada web ini Admin dapat
menambahkan user atau pengguna baru
seperti kepala dinas, kepala bidang kebudayaan, kepala bidang objek dan
kepala bidang pemasaran. Di web ini kita dapa mengatur volume nya, volume
disini artinya menambah kan sebuah file shere pada web FreeNAS sebagai tempat
penyimpanan. Kemudian membuat shering windows agar FreeNAS berfungsi sebagai
tempat penyimpanan terpusat.
Pada tampilan pembuatan password administrator merupakan
tampilan awal pada Web Server FreeNAS
dan juga tempat untuk membuat password baru untuk administrator ditunjukan pada
Gambar 17
Gambar 17 Tampilan Pembuatan
Password Administrator
Setelah
melakukan perubahan password admin dapat untuk melakukan proses login pada Web Server FreeNAS ditunjukan pada
Gambar 18
Gambar 18 Halaman Login User Admin
Setelah
melakukan login akan muncul tampilan
yang ditunjukan pada Gambar 19
Gambar 19 Tampilan Setelah Login
Setelah
melakukan login dan tampilannya, langkah selanjutnya adalah membuat volume
untuk digunakan sebagai tempat penyimpanan data. Volume ini dibuat dengan nama Share. Tampilan volume pada FreeNAS
dengan nama Share dapat ditunjukan
pada Gambar 20
Gambar 20 Tampilan Pembuatan Volume
Pada FreeNAS dengan Nama Share
Setelah
melakukan pembuatan volume Share
selesai di Add akan muncul pemberitahuan bahwa volume berhasil dibuat, dapat
ditunjukan pada Gambar 21
Gambar 21 Tampilan Volume yang
Telah Selesai dengan Nama Share
Setelah
melakukan pembuatan volume, langkah selanjutnya adalah pembuatan user baru. User baru berguna untuk memasukan data seperti data kepala dinas
dan user tersebut diberi nama Kepala
Dinas yang ditunjukan pada Gambar 22
Gambar
4.22 Pembuatan User Baru dengan Nama Kepala Dianas
Setelah
melakukan pembuatan user Kepala
Dinas, langkah selanjutnya adalah pembuatan user
baru. User baru berguna untuk
memasukan data seperti data kepala kebudayaan dan user tersebut diberi nama Kepala kebudayaan yang ditunjukan pada
Gambar 23
Gambar 23 Pembuatan User Baru dengan Nama Kepala Objek
Setelah
melakukan pembuatan user kebudayaan,
langkah selanjutnya adalah pembuatan user
baru. User baru berguna untuk
memasukan data seperti data Kepala Object dan user tersebut diberi nama Kepala Objec yang ditunjukan pada Gambar 24
Gambar 24 Pembuatan User Baru dengan Nama Kepala Kebudayaan
Setelah
melakukan pembuatan user Objec,
langkah selanjutnya adalah pembuatan user
baru. User baru berguna untuk
memasukan data seperti data Kepala Pemasaran dan user tersebut diberi nama Kepala Pemasaran yang ditunjukan pada
Gambar 25
Gambar 25 Pembuatan User Baru dengan Nama Kepala Pemasaran
Setelah melakukan
proses pembuatan user, user tersebut akan tampil yang ditujukan
pada Gambar 26
Gambar 26 Penambahan User Baru Telah Berhasil di Tambahkan
Setelah
berhasil membuat user baru langkah selanjutnya adalah membuat Sharing Windows yang digunakan untuk
folder penyimpanan data ataupun sebagai tempat pencarian baru bagi user Kepala Dinas dapat di tunjukan pada
Gambar 27
Gambar 27 Pembuatan Sharing Windows dengan Nama Kepala Dinas
Setelah
berhasil membuat Sharing Windows langkah selanjutnya adalah
membuat Sharing Windows yang
digunakan untuk folder penyimpanan data ataupun sebagai tempat pencarian baru
bagi user Kepala Objec dapat di tunjukan pada Gambar 28
Gambar 28 Pembuatan Sharing Windows dengan Nama Kepala Objec
Setelah
berhasil membuat Sharing Windows
langkah selanjutnya adalah membuat Searing
Windows yang digunakan untuk folder penyimpanan data ataupun sebagai tempat
pencarian baru bagi user Kepala
Kebudayaan dapat di tunjukan pada Gambar 29
Gambar 29 Pembuatan Sharing Windows dengan Nama Kepala
Kebudayaan
Setelah
berhasil membuat user kepala kebudayaan
langkah selanjutnya adalah membuat Sharing
Windows yang digunakan untuk folder penyimpanan data ataupun sebagai tempat
pencarian baru bagi user Kepala
Kebudayaan dapat di tunjukan pada Gambar 30
Gambar 30 Pembuatan Sharing Windows dengan Nama Kepala
Pemasaran
Setelah
melakukan pembuatan sharing wimdows langkah
selanjut adalah menampilkan file sharing windows dapat di tunjuksn pada
Gambar 4.31
Gambar
4.31 Pembuatan Sharing Windows Telah Berhasil
Setelah pembuatan Sharing Windows berhasil langkah selanjutnya adalah melakukan
pengujian pada sistem. Dengan menggunakan alamat IP //192.168.43.82
administrator dan user yang telah ditentukan bisa mengakses alamat IP tersebut.
Pengujian Pada Run Bahwasannya FreeNAS Berjalan dengan Baik atau Tidak
ditunjukan pada Gambar 4.32
Gambar
4.32 Pengujian Pada Run
Bahwasannya FreeNAS Berjalan dengan Baik atau Tidak
Setelah
melakukan pengujian dengan alamat IP yang dapat dari FreeNAS langkah
selanjutnya akan tampil beberapa folder. Folder –folder tersebut dapat
dikelolah oleh seluruh pegawai. Folder –folder tersebut dibuat agar mudah untuk
pencarian data yang di perlukan dan juga menggunakan pengamanan pada folder
setiap bidangnya dapat ditunjukan pada Gambar 4.33
Gambar
4.33 Pengujian Berhasil
Terdapat pada komputer server
Setelah
melakukan pegujian pada komputer server
langakah selanjutnya adalah melakukan pengujian IP pada komputer client, pada pengujian ini terdapat
folder-folder yang telah diberikan pengamanan dari server FreeNAS dapat ditunjukan pada Gambar 4.34
Gambar
4.34 Pengujian IP Server
FreeNAS Pada Komputer Client
SEKIAN TERIMAKASIH









































Casino Restaurants in Atlantic City - MapYRO
BalasHapusExplore 대구광역 출장샵 Casino Restaurants 경상북도 출장안마 in Atlantic City, NJ. 군산 출장안마 the casino floor, 군포 출장안마 the casino menu and the live dealers. See map. 서산 출장샵 1.