Assalmualaikum Wr.Wb
SALAM SEJAHTERA UNTUK KITA SEMUA
Ubuntu merupakan salah satu distribusi Linux yang berbasiskan Debian dan distribusi sebagai perangkat lunak bebas. Nama Ubuntu berasal dari filosifi dari Afrika selatan yang berarti "kemanusiaan kepada sesama", Ubuntu dirancang untuk kepentingan penggunaan pribadi, namun versi server Ubuntu juga tersedia, dan telah dipakai secara luas.
Proyek Ubuntu resmi disponsori oleh Canonica Ltd, yang meruapkan sebuah perusahaan yang dimiliki oleh pengusaha Afrika Selatan Mark Shuttleworth, Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam filosofi Ubuntu ke dalam dunia perangkat Lunak. Ubuntu adalah sistem operasi lengkap berbasis Linux, Tersedia Secara Bebas Didukung Komunitas dan Tenaga Ahlli Profesional
Berikut adalah instalisasi Virtualisasi
A.
Instalasi
Virtulisasi
a.
Instalasi
Oracle VM VirtualBox.
1.
Buka
aplikasi VirtualBox 5.1.14.
2.
Kemudian
akan muncul jendela seperti berikut, kemudian klik “Next>”.
3.
Klik “Next>”.
4.
Ceklis semua option, kemudian klik “Next>”.
5.
Klik “Yes”.
6.
Klik “Install”.
7.
Kemudian akan muncul jendela seperti berikut
klik “Install”.
8.
Klik “Finish” dan proses instalasi VirtualBox
telah selesai..
b.
Instalasi
OS Ubuntu LTS 16.04
1.
Buka
aplikasi VirtualBox.
2.
Klik
“New” pada sudut kiri atas aplikasi.
3.
Lalu
akan muncul jendela baru, kemudian inputkan Name, Type, dan Version.
4.
Atur
memori yang akan digunakan dan klik “Next”.
5.
Pilih
“Create a virtual hard disk now” dan klik “Create”.
6.
Pilih
“VDI (VirtualBox Disk Image” dan klik “Next”.
7.
Pilih
“Dynamically allocated” dan klik “Next”.
8.
Ubah
nama virtual hard disk dan klik “Create”.
9.
Kemudian
muncul guest installer dan kilik “Setting”.
10. Dan akan muncul jendela setting dan
pilih Storage dan pilih Empty.
11. Klik gmbar CD dan pilih virtual optical
disk file.
12. Pilih ISO Ubuntu server dan klik “Open”
14 Jalankan virtual guest installer dengan
klik Start.
15. Tunggu hingga proses boot berhasil dan
akan tampil jendela seperti daibawah ini. Pilih Bahasa yang ingin digunakan
lalu tekan enter.
16. Pilih Install Ubuntu Server lalu tekan
enter.
17. Pilih ya dan tekan enter.
18. Pilih bahasa lokasi anda tinggal lalu
tekan enter.
19. Pilih tidak untuk mengatur keyboard lalu
tekan enter.
20. Pilih English (US) untuk mengetur
keyboard lalu tekan enter.
21. Piih English (US) lelu tekan enter.
22. Tunggu hingga proses mendeteksi
perangkat keras untuk penggerak CD-ROM
23. Maukkan nama hostname dari computer (NIM
5 digit paling belakang) lalu pilih lanjutkan dan tekan enter.
24. Masukkan nama panjang dari pengguna lalu
tekan enter.
25. Masukkan ID atau username untuk log-in
lalu tekan enter.
26. Masukkan password lalu tekan enter.
27. Masukkan kembali password yang sama
dengan sebelumnya lalu tekan enter.
28. Pilih tidak lalu tekan enter, karena
jika memilih ya ketika masuk ke direktori harus memasukkan password dulu.
29. Tunggu hingga proses mengatur jam
selesai.
30. Pilih ya untuk mengatur waktu lalu tekan
enter.
31. Tunggu hingga proses mencari hard disk
dan perangkat keras selesai.
32. Pilih mode partisi manual lalu tekan
enter.
33. Tekan enter.
Catatan: partisi
minimal untuk instalasi linux yaitu root dan swap. Root berfungsi sebagai
direktori tertinggi dan swap sebagai memori cadangan.
34. Pilih ya lalu enter.
35. Tekan enter pada partisi yang kosong.
36. Pilih buat partisi baru lalu tekan enter.
37. Masukkan 1 GB untuk swap lalu tekan
enter.
38. Pilih primer lalu enter.
39. Pilih awal lalu tekan enter.
40. Tukar gunakan menjadi ruang swap lalu
pilih selesai menyusun partisi dan tekan enter.
41. Jika proses berhasil akan tampil partisi
swap, lalu pilih partisi yang kosong lalu tekan enter.
42. Pilih lanjutkan dan enter.
43. Pilih logikal lalu tekan enter.
44. Dan konfigurasi akan otomatis root,
pilih selesai menyusun partisi lalu tekan enter.
45. Jika berhasil akan muncul partisi dengan
tipe root dan pilih selesai mempartisi lalu tekan enter.
46. Pilih ya untuk melanjutkan dan tekan
enter.
47. Tunggu proses memadang system selesai.
48. Pada bagian ini hanya untuk pilihan jika
tidak ingin menggunakan proxy pilih
lanjutkan dan
tekan enter.
49. Tunggu hingga proses scan selesai.
50. Pilih tidak ada pembaruan otomatis lalu
tekan enter.
51. Pilih standar sistem lalu tekan enter.
52. Tunggu proses memilih dan memasang
perangkat lunak selesai.
53. Pilih ya untuk memasang boot loader agar
sistem bisa booting.
54. Instalasi selesai.
c.
Konfigurasi
VirtualBox menggunakan NAT Network dan Bridge Adapter.
a)
NAT
(Netwrok Address Translation).
1.
Buka
VirtualBox laau pilih setting.
2.
Pilih
network lalu ubah attached to menjadi NAT, lalu ceklis cable connected dan
tekan ok.
b)
Bridge
Adapter.
1.
Buka
VirtualBox lalu pilih setting.
2.
ubah
attached to menjadi Bridge Adapter dan ceklis cable conncted lalu tekan ok.
3.
Kembali
ke desktop lalu klik icon network di menu taskbar, pilih network and sharing
center.
4.
Kemudian
muncul jendela baru seerti dibawah ini dan pilih change adapter.
5.
Blok
seperti tampilan di bawah ini lalu klik kanan, lalu klik bridge connection
6.
Jika
berhasil akan muncul icon seperti tampilan di bawah ini.
B.
Instalasi
Sistem Operasi.
A.
Konfigurasi
ip address.
a.
Server.
1.
Log-in
sebagai root lalu buka file interfaces.
2.
Ubah
konfigurasi seperti tampilan dibawah.
3.
Restart
kartu jaringan.
b.
Client.
1.
Log-in
sebagai root lalu buka file interfaces.
2.
Ubah
konfigurasi seperti tampilan dibawah.
3.
Restart
kartu jaringan.
B.
Perubahan
konfigurasi.
A.
NAT
(Network Address Translation).
1.
Log-in
sebagai root lalu buka file interfaces
2.
Ubah
konfigurasi seperti gambar dibawah.
Catatan:
konfigurasi ip address diubah menjadi dhcp agar nantinya client mendapatkan ip
langsung dari perangkat computer yang terhubung ke internet.
3.
Restart
kartu jaringan.
4.
Cek
ip address, jika tampilan sudah seperti dibawah ini berarti client sudah
mendapatkan ip dhcp.
B.
Bridge
Adapter.
1.
Cek
ip address adapter bridge, klik kanan lalu pilih option status.
2.
Log-in
sebagai root, lalu buka file interfaces.
3.
Ubah
konfigurasi seperti tampilan dibawah, jika sudah tekan ctrl + x pilih yes lalu
tekan enter.
4.
Restart
kartu jaringan.
5.
Tes
ping ke adapter bridge.
6.
Tes
ping ke ip sendiri.
C.
Install
Program
A.
Install
NMAP
1.
Lakukan
update repo seperti tampilan dibawah ini dan tunggu update mencapai 100%
2.
Instal
NMAP lalu tekan enter.
3.
Ketik
nmap –v untuk cek NMAP yang sudah terinstall.
B.
Install
Openssh
1.
Install
Openssh seperti tampilan dibawah, lalu pilih y dan tekan enter.
2.
Ketik
ssh –h untuk cek ssh yang sudah terinstall.
Sekian Terima Kasih ("_")






0 comments:
Posting Komentar